Showing posts with label Travelzone. Show all posts
Showing posts with label Travelzone. Show all posts

Friday, August 14, 2015

SERPONG KEMBALI MENGADAKAN FESTIVAL WISATA KULINER BATAK

SERPONG KEMBALI MENGADAKAN FESTIVAL WISATA KULINER BATAK

Jokiqq.com - PT Summarecon Agung Tbk kembali  menggelar Festival Kuliner Serpong pada 2015 ini.
Kali ini mereka akan menyajikan  ragam kuliner dan budaya dari tanah Batak, Sumatera Utara.
Even tahunan bertajuk “Horas...Beta Mangan Hita” akan digelar di  Summarecon Mal Serpong (SMS) mulai besok, Jumat, 14 Agustus - 6 September 2015.

General Manager Corporate Communications PT Summarecon Agung Tbk, Cut Meutia, mengatakan melalui event  ini, mereka ingin mengajak pengunjung untuk mengenal lebih dalam dan mengetahui budaya Batak.
Khususnya  suguhan makanan tradisional dan sajian budaya serta tari-tarian suku Batak Toba dan Batak Karo, ujarnya kepada Tempo, Kamis, 13 Agustus 2015.

Mereka menjanjikan ragam kuliner yang menggugah selera yang dihadirkan di 63 stand dan 26 gerobakan sajian kuliner khas Sumatera Utara dan nusantara. Kuliner yang akan dihadirkan di FKS kali ini juga sangat beragam, beberapa diantaranya adalah Oleh-oleh khas Medan, Lapo Ni Tondongta Senayan, Atek, Es Campur Jelly Pluit Sakti, Martabak Medan Pluit Sakti, Bihun Bebek 75 Pluit Sakti, Lap Choi dan Mie Sop Ayam Medan, Kwetiaw Ashim Medan, Lontong Medan Alay, Cing Cong Fan Asli Soto Medan Muara Karang.

Hadir pula beberapa pedagang yang langsung didatangkan dari Sumatera Utara.
Para pedagang tersebut dipilih berdasarkan kriteria yang ditetapkan SMS dengan mengutamakan rasa, penyajian, kebersihan dan harga.

Untuk memeriahkan acara, akan tampil para musisi berdarah Batak Viky Sianipar yang berkolaborasi dengan Alex Rudiart Hutajulu.
Pengunjung akan menyaksikan penampilan tarian Marpangir dan tarian Biring Manggis.
Biar terasa kental suasana Batak, kami tampilkan pembawa acara berdarah Batak Choky Sitohang dan Meisya Siregar untuk memandu acara,”kata Meutia.

Setiap hari sampai September ke depan, pengunjung mal akan dihibur dengan alunan instrumen tradisional khas suku Batak Uning Uningan di area panggung FKS setiap pukul 17.00 WIB dan 20.00 WIB.

Khusus di hari Jumat, Sabtu dan Minggu, berlokasi di panggung Broadway, Downtown Walk akan dihibur penampilan dari Trio Batak dengan lagu-lagu khas yang sering disenandungkan suku ini untuk menemani pengunjung mencicipi dan menyantap berbagai pilihan kuliner di FKS.

Para pengunjung bisa menikmati aneka kuliner dan budaya mulai Senin-Kamis mulai pukul 16.00 - 22.00 WIB, sedangkan Jumat pukul 14.00 - 23.00 WIB, dan Sabtu - Minggu serta libur nasional akan buka pukul 11.00 - 23.00 WIB .
Panitia sudah menyiapkan suasana budaya Batak dengan aneka ornament, replica rumah Bolon, replica tugu Brastagi di area mal.

Festival ini sudah berlangsung untuk kelima kalinya dengan mengangkat ragam budaya dan tema berbagai daerah.
Pada tahun lalu mengangkat makanan khas Sulawesi dengan tema Sulawesi, Nyamanna.
Pe Sadap, lalu sebelumnya dari Yogyakarta, Sumatera Barat dan Bali.

Wednesday, August 12, 2015

RAJA AMPAT MENJADI TEMPAT WISATA PALING INDAH DAN BAGUS

RAJA AMPAT MENJADI TEMPAT WISATA PALING INDAH DAN BAGUS

Jokiqq.com - Raja Ampat adalah salah satu tujuan menyelam yang paling didambakan para divers ataupun pelancong yang mencintai alam.
Perjalanan menuju ke sana tidak mudah.
Setelah terbang selama kurang lebih lima jam dari Jakarta menuju Sorong, transit di Makassar, kami menuju Pelabuhan Waisai dengan kapal penumpang selama satu jam.
Dari sanalah, kami dijemput speed boat diantar ke tempat tujuan.

TIGA hari setelah kepulangan kami, Harry memberikan hasil fotonya.
Ternyata, aku dan Akbari seperti mempunyai pantulan di air laut, dengan foreground terumbu karang, dan background langit ditambah tempat peristirahatan dermaga dan pohon-pohon kelapa.
Kami dikelilingi dengan air laut yang memantulkan bayangan awan.

Hari kedua kami mengunjungi Arborek, kami tidak berencana menyelam. Land tour saja. Sang underwater photographer memilih duduk sendirian di dermaga. Ternyata, walau berkaca mata, ia memiliki penglihatan yang tajam. Ia melihat sirip manta mendekat dari kejauhan perairan Arborek dan segera memanggil kami yang sedang berbincang dengan ibu-ibu pembuat "Topi Manta.., teriaknya

Ya, topi ini dibuat mengikuti bentuk ikan manta, seperti jubah lebar. Manta termasuk ikan yang suka bermigrasi. Di bulan tertentu, manta mudah ditemukan di perairan sekitar Arborek. Namun sayangnya, bukan saat kami melakukan kunjungan ke sana.

Manta adalah salah satu ikan yang paling digemari oleh para diver. Ukurannya besar, pipih, namun lebar. Jarak dari ujung sirip ke ujung lainnya bisa mencapai 7 meter. Kadang kala manta muncul ke atas permukaan air, seakan melayang di udara bebas.

Chris, sahabat kami yang punya keahlian menerbangkan drone, segera menaikkan pesawat tak berawak dan menangkap gambar sang manta yang memutar berenang menjauh. Kami hanya bisa berdecak kagum menonton dari monitor kecil yang dipegangnya. Manta itu seakan terbang di dalam air laut, cantik, anggun, dan memesona.

Walau tak sempat melihat manta di bawah air, aku sudah cukup bahagia. Lebih-lebih ketika kami melihat ribuan schooling fish, ikan pari, bumphead, sweetlips, aneka ragam nudibranch, moray eel hijau yang bergigi tajam dan sedikit mengerikan, black tip shark, dan tak ketinggalan wobbegong.

Wobbegong adalah ikan hiu yang "pemalas". Hiu ini panjangnya beragam, motif badannya seperti karpet, lengkap dengan rumbai-rumbai di mulutnya yang lebar. Saat aku melihat ikan yang satu ini, ia tengah bersantai dengan memasukkan kepalanya ke bawah karang di dasar laut. Sungguh unik.

Sore terakhir kami di Raja Ampat Dive Lodge, 16 Juli 2015. Akbari, Chris, dan Rojak (yang satu ini underwater videographer, berwajah serius lengkap dengan jenggot, namun ternyata berjiwa pelawak), sibuk bermain dengan kano yang sengaja disediakan sebagai salah satu fasilitas di sana buat para wisatawan.


Aku cukup senang duduk di dermaga memandangi matahari yang siap tenggelam dan mengambil foto tiga laki-laki yang sudah membuatku tertawa beberapa hari terakhir ini.


Waktu terus berjalan. 
Perut pun tak bisa diajak kompromi. 
Akhirnya, mie instan yang dibeli Harry di Arborek datang juga. 
Tiga mie rebus dan tiga mie goreng. 
Aku segera memanggil ketiga crew media.

Kami berlima berkumpul, setengah tidak peduli dengan mangkuk-mangkuk kecil yang disediakan. 
Garpu dan sendok berebut mengambil mie rebus di mangkuk besar, dan mie goreng di piring besar. 
Ada potongan-potongan telur yang menghiasnya dan membuat rasanya lebih lezat lagi.

Aku semakin sadar bahwa alam, kebersamaan, dan suasanalah yang membuat mie ini begitu enak. 
Ya, aku harus kembali lagi ke sini..., janjiku dalam hati. 
Baru empat titik selam yang kami kunjungi.
Masih begitu banyak keindahan di Raja Ampat yang masih bisa dinikmati. 
Bukan hanya diving spots, namun juga beragam keindahan alam dan juga kearifan lokal serta budaya.


Tuesday, August 11, 2015

JALAN MENUJU GUNUNG BROMO RUSAK DAN DITUTUP

JALAN MENUJU GUNUNG BROMO RUSAK DAN DITUTUP

Jokiqq.com - Akses jalan dari Malang kota dan kabupaten ke obyek wisata Gunung Bromo ditutup sementara selama empat bulan.
Penutupan akan dilakukan Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) mulai 15 Agustus sampai 15 Desember 2015.

Kepala Balai Besar TNBTS Ayu Dewi Utari mengatakan akses jalan yang ditutup dimulai dari Pos Jemplang di Dusun Ngadas, Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, sampai lautan pasir Bromo atau kaldera Bromo.

Menurut Ayu, rute wisata sepanjang  2,5 kilometer ini dalam kondisi rusak berat sehingga harus diperbaiki.
Dana perbaikan sebesar Rp 4 miliar diperoleh dari pemerintah pusat melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Kementerian Lingkungan Hidup dan Kementerian Kehutanan.

“Kondisi jalannya rusak berat dan tidak nyaman bagi wisatawan.
Sepeda motor saja harus dituntun kalau mau turun dari Jemplang ke lautan pasir atau sebaliknya. Bila dibiarkan terus, tentu bisa membahayakan wisatawan juga, kata Ayu kepada Tempo, Ahad, 2 Agustus 2015.

Menurut Ayu, kerusakan parah berupa jalan tanah berlubang-lubang lebar menganga dan bergelombang serta tepian jalan yang tergerus.
Jalan itu nantinya dicor setebal 20 sentimeter seperti pernah dilakukan pada 2009 dan mungkin akan diperlebar dari sekitar 3 meter menjadi 4-5 meter.
Rencana pelebaran jalan masih menunggu hasil kajian tim TNBTS.

Perbaikan jalan ini bertujuan mendongkrak jumlah turis melalui Malang.
Angka kunjungan wisatawan ke Gunung Bromo melalui Malang terus melonjak sejak 2012, terlebih sejak jalan dari wilayah Desa Gubugklakah sampai Desa Ngadas beraspal.

Dalam jangka pendek, transportasi warga memang terganggu. Tapi, dalam jangka panjang, jumlah wisatawan ke Bromo lewat Malang bisa semakin banyak. Sedangkan rute ke Gunung Semeru tetap dibuka, ujar Ayu.

Sebagai gantinya, Ayu menyarankan agar wisatawan tujuan Bromo menempuh rute terdekat melalui wilayah Kabupaten Pasuruan, yakni dari Purwosari ke Nongkojajar di Kecamatan Tutur, lalu ke Kecamatan Tosari lewat Pastepan, dengan jarak tempuh sekitar 45 kilometer, hingga ke Wonokitri dan Penanjakan.

Wisatawan sebaiknya berjalan kaki dari Wonokitri ke Penanjakan untuk bisa menikmati pemandangan indah Bromo dan sekitarnya dengan sepuas-puasnya," ucap Ayu.

Dalam pengamatan Tempo, rute Jemplang-lautan pasir rusak karena banyak mobil pribadi  dan komunitas pengendara motor trail yang melalui jalan itu. Kerusakan tidak hanya dialami badan jalan, tapi juga padang rumput atau sabana.
Mereka masuk dari arah Malang ataupun dari Pasuruan dan Probolinggo.

Padang rumput dan lautan pasir—dengan luas sekitar 1.500 hektare—ini berbatasan langsung dan sudah menjadi satu paket wisata. Turis yang datang dari arah Malang pasti lebih dulu melintasi Pos Jemplang dan sabana—aslinya bernama Lembah Jemplang.

Semula, semua pengunjung yang ingin ke Gunung Bromo wajib melapor dan membayar tiket masuk di Pos Jemplang. Tapi sekarang mereka wajib melapor dan membayar tiket masuk di Pos Coban Trisula.

Sedangkan pengunjung yang ingin ke Gunung Semeru boleh meneruskan perjalanan ke Ranupani, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang.

Di Ranupani-lah mereka harus melapor dan membayar tiket masuk.

Monday, August 10, 2015

BERLIBUR MENELUSURI NEGARA SINGAPURA

BERLIBUR MENELUSURI NEGARA SINGAPURA

Jokiqq.com - Menginjak usia ke-50 negara Singapura, Far East Hospitality mengundang wisatawan Indonesia untuk menelusuri perjalanan ke masa lampau sambil melihat situs bersejarah di Singapura.

Singapura, Kota yang dinamis, metropolis, dan futuristik ternyata memiliki sejarah yang cukup kelam. Dengan tajuk SG50, Anda dapat napak tilas dengan mengunjungi tiga situs bersejarah di negara ini bersama Far East Hospitality.

Tiga tempat tersebut, yakni Refleksi Bukit Chandu. Dimana situs tersebut menceritakan kisah tentang bagaimana 1.400 tentara yang berani dan heroik dari Malay Regiment melawan 13.000 tentara Jepang dalam Pertempuran Pasir Panjang - pertempuran sengit terakhir sebelum jatuhnya Singapura secara brutal pada Februari 1942.

Berlokasi di 31-K Pepys Road ini, Anda akan menemukan anjungan bergaya kolonial yang telah dipugar dan menemukan artefak bersejarah, peta dan hal interaktif lainnya yang akan membawa Anda kembali pada masa penjajahan Jepang dalam Perang Dunia Kedua.

Anda harus dalam keadaan fisik yang baik untuk dapat mengunjungi tempat ini, karena dibutuhkan waktu 15 menit mendaki untuk mencapainya dengan jam buka Selasa hingga Minggu pukul 09:00 - 17:30.

Tidak hanya itu, Anda dapat mengenang Old Ford Motor Factory yakni sebuah pabrik bekas perakitan mobil Ford Motor (pabrik pertama di Asia Tenggara) dan menjadi tempat di mana pasukan Inggris menyerah kepada Jepang pada Perang Dunia Kedua.

Melalui foto-foto dan buku harian yang ada, Anda akan belajar mengenai kehidupan di bawah penjajahan Jepang pada 1942 hingga 1945. Museum ini juga memiliki Peta Raksasa Bersuara yang direkonstruksi dari peta topografi pada era tersebut, dan Anda dapat melacak rute yang digunakan oleh Jepang untuk mengambil alih Singapura. Tur dengan pemandu diadakan setiap Sabtu dan Minggu pada pukul 14:00 siang berlokasi di 351 Upper Bukit Timah Road.

Terakhir, Anda bisa mengunjungi Changi Chapel dan Museum untuk mengetahui siapa saja tahanan perang saat masa penjajahan Jepang dan bagaimana kehidupan mereka. Situs ini mengisahkan perjalanan kehidupan mereka yang sangat buruk dalam bentuk tulisan, gambar dan foto dari mereka yang ditahan di Penjara Changi pada 1942 hingga 1945.
Dengarkan petunjuk audio untuk mengetahui pengalaman mereka, atau ikuti tur bersama pemandu untuk memahami apa yang telah terjadi pada situs itu sebelumnya.

Bagi Anda yang tumbuh dalam lingkungan yang damai dan nyaman, kunjungan ke situs ini akan menjadi hal baru bagi Anda dengan datang ke 1000 Upper Changi Road North melayani setiap hari mulai 09:30 – 17:00.


Kini perjalanan Anda ke Singapura akan lebih berwarna dengan menjelajahi sejarah panjang negeri Singa ini dan Anda dapat mengetahui informasi lebih lengkap.

Saturday, August 8, 2015

4 TEMPAT WISATA KULINER DI BANDUNG

4 TEMPAT WISATA KULINER DI BANDUNG

Jokiqq.com - Menghabiskan akhir pekan di Bandung mungkin bukan pilihan baru. Namun, bagaimana dengan menikmati Kota Kembang melalui jajanan yang telah melegenda? Berikut empat kuliner yang telah ada selama puluhan tahun di Bandung.

1. Lotek Kalipah Apo

Melihat tampilannya, sepiring lotek akan mengingatkan Anda dengan panganan khas daerah lain seperti gado-gado di Jakarta atau pecel karena dibuat dari bumbu berbahan dasar kacang tanah. Lotek di Jalan Kalipah Apo ini telah ada sejak 1953.

Dulu, neneknya menjual Lotek di teras rumah menggunakan satu meja. Lama-kelamaan, Lotek yang berisi sayuran seperti kangkung, toge, nangka muda, kembang kol berpadu dengan lontong, bumbu kacang dan kerupuk udang ini menjadi kian populer.

Lydia yang menjadi generasi ketiga penerus usaha keluarga ini memastikan kualitas dan mempertahankan resep demi kesetiaan rasa. Alhasil, di setiap proses pengolahan akan selalu ada penyortiran untuk memastikan semua bahan yang digunakan berkualitas nomor satu.

Selalu ada sortiran di setiap prosesnya," ujarnya.

Tak saja dari sisi pemilihan, cara pengolahannya pun dipertahankan. Racikan bumbu seperti kacang, kencur, perasan jeruk nipis, gula merah, bawang merah dan bawang putih dihaluskan di atas coet atau sebuah alat tradisional penghalus bumbu. Agar kekentalannya pas, Lydia menambahkan kentang rebus. Demi mendapat rasa yang lebih istimewa, kacang tanah yang digunakan tak digoreng. Melainkan, disangrai selama 45 menit dengan api kecil. Tujuannya, agar bumbu tak berminyak.

Biar kentalnya pas, ditambah kentang rebus. Asamnya, diambil dari jeruk nipis. Kacang tanahnya disangrai jadi bumbunya tidak berminyak," katanya.

Saat sepiring Lotek tiba di meja, wangi jeruk nipis bercampur kencur menempel di hidung. Bumbu kacang dengan kekentalan yang tepat membuat sayur-sayuran begitu nikmat ketika satu sendokan pertama memenuhi rongga mulut. Perlahan, rasa pedas dan manisnya mulai keluar. Rasanya akan semakin lengkap bila bumbu kacang, sayuran dan lontong dipadukan dalam sekali lahap. Lembutnya lontong berpadu dengan bumbu kacang yang kental. Sebagai pelengkap, potongan kerupuk udang langsung membuat Anda tak berhenti menyantap Lotek yang telah sampai di generasi ketiga ini.

Dengan mengeluarkan uang Rp18.000, Anda bisa menikmati Lotek ini. Tak saja Lotek, menu lain yang bisa Anda pilih yaitu aneka rujak, kolak dan kerupuk. Lima menu rujak, 10 menu kolak dan jenis kerupuk yang langka seperti kerupuk jengkol bisa Anda temukan di sini.

2. Soto Ahri

Bila Anda termasuk salah seorang penggemar soto, tak lengkap rasanya tanpa mencicipi Soto Ahri. Soto asli Garut ini telah ada sejak 1943. Seperti namanya, soto ini dipopulerkan oleh H.Ahri. Namun, akibat rasanya yang tak terlupakan membuat Deden Agustian, generasi ketiganya meneruskan usaha keluarga.

Tanpa menghapus resep yang ada sejak awal, Deden membawa semua bahan-bahannya dari Garut. Kedainya di Bandung baru berdiri pada 2004. Dia menilai usaha keluarganya tak akan bisa sampai saat ini tanpa komitmen menjaga citarasa. Dengan memperhatikan semua detail dari setiap bahannya, dia meyakini hal itulah yang membuat pengunjung akan kembali menikmati kesegaran sotonya. Bumbu, kacang kedelai, kecap bahkan teh yang disajikan khusus didatangkan dari Garut.

Enggak tahu ya, semuanya ngaruh. Air yang beda aja ngaruh sama rasa. Makanya bumbu diimpor dari Garut, ujarnya.
Kacang kedelai yang disandingkan dengan seporsi soto adalah jenis kacang gapros yang tak bisa ditemukan di tempat lain. Begitu pula dengan kecap cap kunci yang merupakan hasil pabrik rumahan, kerupuk kulit dan teh yang tumbuh di Garut.

Nteh, kecap cap kunci, kerupuk kulit, kacang gapros garut. Semua dari Garut," katanya.

Selain bahan, cara pengolahannya pun tak luput dari perhatian. Penggunaan alat masak tradisional tetap digunakan demi rasa yang sama. Dagingnya, khusus menggunakan daging sapi lokal yang masih muda. Tujuannya, agar mendapat kaldu berkualitas baik. Pasalnya, penggunaan daging sapi impor akan mengurangi kualitas kaldunya. Daging, katanya, dimasak selama tiga sampai empat jam. Khusus di Bandung, tak ada daging jeroan seperti usus atau babat yang digunakan. Untuk kuahnya, santan, kunyit dan rempah-rempah yang dihaluskan disatukan. Tak heran dengan cara seperti ini, Deden menghabiskan hingga 35 kg daging sapi per harinya dari sebelumnya yang hanya 3 kg.

Kalau daging impor, kan dipres jadi enggak keluar kaldu. Kalau sapi lokal, kaldunya bagus. Daging muda, daging ABG. Dimasak 3 sampai 4 jam," katanya.
Seporsi soto dengan potongan daging sapi serta seledri, bawang goreng sebagai toppingnya. Sebagai pelengkap, perasan jeruk nipis dan kacang kedelai bisa turut ditambahkan ke dalam mangkuk. Renyahnya kacang, bercampur dengan kuah yang segar dan daging yang begitu empuk. Kesegaran semakin sempurna saat Anda meneguk teh tawar sebagai penutup kesempatan santap Anda di kedai ini. Untuk menikmatinya cukup membayar Rp21.000. Jangan datang terlalu sore, agar Anda tak kecewa karena gagal menikmati segarnya Soto Ahri.

3. Kupat Tahu Gempol

Kupat Tahu Gempol sebenarnya telah dinikmati sejak 1965. 10 tahun kemudian, pengelolaan panganan legenda ini turun ke anaknya, Yayah. Meski berdiri di tempat sederhana di bilangan Jalan Gempol, rasa kupat tahu yang disajikan tak main-main. Potongan tahu khas Cibuntu yang lembut berpadu dengan bumbu kacang, ketupat, tauge rebus, kucuran kecap, bawang goreng dan kerupuk kemplang memberikan pengalaman berkuliner Anda kian lengkap.

Bagaimana tidak, kekentalan bumbu kacang yang begitu sempurna bercampur dengan tauge segar serta tahu dan ketupat yang begitu lembut. Sulit dilupakan dan Anda akan teringat dengan bumbu yang begitu gurih.

Tak salah jika panganan ini pernah mampir di World Street food Congres di Singapura pada April 2015. Dari empat panganan khas Nusantara, Kupat Tahu Gempol menduduki urutan kedua dengan menghidangkan 2.200 porsi. Yayah pun tak menyangka bila banyak orang menyukai bumbu racikan yang telah diturunkan itu.

Alhamdullilah, engga nyangka. Senang udah bisa sampai ke Singapura. Dari empat makanan Indonesia, Kupat Tahu Gempol nomor dua," ujarnya.

Di kedainya, Yayah bisa menghabiskan hingga 300 porsi per hari. Sementara, pada akhir pekan angkanya melonjak menjadi 600 porsi dalam sehari. Hal yang membuat banyak orang terus berdatangan karena proses dan bahan yang sengaja dipertahankan.

Kacang tanahnya digiling dengan mesin manual, dicampur dengan santan, cabai, bawang merah, bawang putih, gula merah dan gula pasir. Seluruh bahan tersebut dimasak selama 8 jam. Agar bumbu menjadi lebih harum, helaian daun salam pun dicampurkan. Untuk menikmati Kupat Tahu Gempol, Anda cukup mengeluarkan uang Rp15.000.

4. Restoran Braga Permai

Terkenal sejak era kolonial Belanda, Restoran Braga Permai terlihat masih sama dengan keadaan pada 92 tahun lalu. Berdiri dari 1923, restoran ini memang menjadi langganan Pemerintah Belanda. Tak heran bila aneka menu andalannya berasal dari Negeri Kincir Angin. Sebut saja seperti Tompoesjes, Ananas Geap, Speculaas Almond, Ontbijkoek, Booterstaf hingga yang lebih populer seperti Bitterballen.

Meskipun kuno, pengunjung yang datang tak hanya berasal dari angkatan lawas. Anak muda pun ramai menikmati aneka menu segar yang membawanya ke suasana tahun 20-an. General Manager Braga Permai, Adi mengatakan masih ada alat yang dipertahankan hingga kini. Sebuah alat pemanggang sepanjang 5 meter masih bisa ditemui di dapur.

Di sini, masih ada oven zaman dulu yang panjangnya 5 meter," ujarnya


Satu menu minuman yang patut dicoba adalah Holland Float. Holland Float merupakan sebuah menu yang memadukan soda jeruk dan es krim vanila. Segarnya rasa jeruk, gelembung soda dan es krim vanila akan cocok sebagai pelepas dahaga setelah berkeliling di Kota Parahyangan.

Friday, August 7, 2015

DUA NEGARA YANG PALING POPULER DI DUNIA MENJADI TUJUAN TURIS

DUA NEGARA YANG PALING POPULER DI DUNIA MENJADI TUJUAN TURIS

Jokiqq.com – Para pembaca majalah Travel + Leisure memberikan peringkat pulau-pulau terfavorit pada ajang Travel World’s Best Awards.
Hasil tahun ini membuktikan bahwa tak ada destinasi yang sulit dijangkau ketika pantai tersebut masih alami, memiliki pasir putih, dan fauna yang eksotik.

Untuk ketiga kalinya dalam sejarah dua dekade, peringkat pertama World’s Best Awards ditempati oleh pulau-pulau di Galapagos.
Meskipun terletak 600 mil di arah barat Amerika Selatan, Galapagos terus memikat wisatawan dengan daya tarik wisata berupa singa laut yang lucu dan jenis burung berkaki biru.

Saat ini, pantai yang terletak jauh dan tidak biasa menjadi incaran wisatawan. Namun bukan berarti pulau populer seperti Hawai tidak masuk dalam daftar. Oleh karena itu, Maui dan Kaui kembali terpilih setelah 20 tahun berada di 10 peringkat Travel + Leisure.

Prestasi membanggakan juga diraih Indonesia karena Bali masuk dalam peringkat kedua. Inilah daftar peringkat 10 pulau terbaik di dunia hasil pilihan pembaca Travel + Leisure.

1.Kepulauan Galapagos, Ekuador

Destinasi wisata yang terletak ratusan mil dari Pantai Ekuador ini merupakan habitat satwa liar berupa singa laut, burung kormoran, kadal laut, dan penguin. Para satwa tersebut menjadi daya tarik bagi para wisatawan dan penggemar fotografi.
Lansekap vulkanik dan pantai yang tak terjamah merupakan wisata terbaik yang dapat dilihat dari laut dan kapal pesiar seperti  Silversea Galapagos.

2.Bali, Indonesia


Pulau Bali mengalahkan semua pulau-pulau tropis yang ada di Indonesia. Dengan sawah, kuil Hindu, dan tanjung yang berbatu, pulau ini menjadi kebanggaan negara Indonesia. Travel + Leisure menyarankan wisatawan untuk pergi menikmati matahari terbit berwarna kemerahan di ujung cakrawala daerah Sanur atau menuju Besakih, pura suci nan mistis di lereng Gunung Agung.

Thursday, August 6, 2015

KE SEMARANG HARUS MENCOBA KERETA TUA DAN LAWANG SEWU

KE SEMARANG HARUS MENCOBA KERETA TUA DAN LAWANG SEWU

Jokiqq.com - Kereta wisata dan peninggalan milik PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasional (Daop) IV Semarang banyak dikunjungi wisatawan saat Lebaran.
Jumlah pengunjung wisata kereta tua di museum kereta api Ambarawa mencapai ribuan orang.

Manajer Humas PT KAI Daop IV Semarang Suprapto mengatakan wisata kereta tua dengan rute Ambarawa-Tuntang yang tarifnya Rp 50 ribu per orang mampu menarik kunjungan hingga 2.635 orang.
Itu belum lagi anak-anak yang mencapai 817 anak, kata Suprapto, Senin, 20 Juli 2015.

Suprapto menuturkan, data kunjungan naik kereta tua ke Ambarawa pada 17 Juli 2015  mencapai 846 orang.
Jumlah itu meningkat hingga 19 Juli yang mencapai 3.452 orang.
Terdiri dari 2.635 dewasa dan 817 anak-anak.

Wisatawan juga berminat mengunjungi bangunan Lawang Sewu, Semarang, yang juga milik PT KAI. Manajer Museum PT Kereta Api Indonesia Sapto Hartoyo menyatakan pengunjung ke gedung bersejarah milik KAI itu melebihi 2 ribu orang per hari. “Pada hari pertama Lebaran mencapai 2 ribu orang, naik total pada hari kedua mencapai 5 ribu orang, kata Sapto.

Tingginya kunjungan ke gedung itu selalu terjadi saat liburan. Namun, Sapto menjelaskan saat ini pengunjung belum bisa menikmati keindahan gedung B di kompleks Lawang Sewu.
Sudah selesai direnovasi tapi belum ada serah terima jadi belum bisa dimasuki, katanya.

Tingginya animo kunjungan wisata di Lawang Sewu itu dinilai mampu menutup biaya renovasi yang dilakukan sejak 2009.
Tarif kunjungan Rp 10 ribu untuk dewasa dan Rp 5 ribu untuk anak-anak diperkirakan mampu menutup biaya revitalisasi senilai mencapai Rp 12 miliar.

Untuk menarik wisatawan selama libur Lebaran ini, PT KAI sengaja menghadirkan hiburan kelompok musik keroncong di Lawang Sewu.

Ternyata sangat menghibur, grup keroncong Gunung Jati itu binaan kami yang sering tampil di Lawang Sewu dan stasiun, katanya.

Thursday, July 30, 2015

PANTAI SANTOLO GARUT MENJADI PANTAI FAVORIT DI DAERAH BANDUNG

PANTAI SANTOLO GARUT MENJADI PANTAI FAVORIT DI DAERAH BANDUNG

Jokiqq.com - Obyek wisata Pantai Santolo, Kabupaten Garut, Jawa Barat, menjadi tempat favorit bagi wisatawan lokal Garut untuk mengisi libur Lebaran dan sekolah 2015.
Saya setiap libur Lebaran suka berwisata ke Pantai Santolo di daerah selatan Garut, pantai ini bisa dikatakan pantai favorit di Garut, kata Andri wisatawan asal Samarang, Kabupaten Garut, 30/7/2015.

Ia mengatakan pilihannya berwisata ke pantai yang ada di Garut itu karena jaraknya dekat dibandingkan obyek wisata Pantai lainnya di Jabar seperti Pangandaran atau Pelabuhan Ratu.

Menurut dia, wisata pantai di Garut memiliki daya tarik keindahan pantai yang tidak kalah menarik dengan pantai lainnya di Jabar.
Pantainya indah, tinggal dikemas lagi agar obyek wisata pantai di Garut ini lebih menarik dan nyaman bagi pengunjung, kata Andri yang datang berkelompok bersama saudaranya menggunakan sepeda motor.

Wisatawan lokal lainnya, Muslim mengatakan, Kabupaten Garut memiliki banyak tempat wisata pantai yang menarik untuk dikunjungi seperti Pantai Sayang Heulang, Santolo dan Rancabuaya.

Menurut dia, setiap musim libur akhir pekan terutama Lebaran sejumlah wisata di selatan Garut itu cukup ramai dikunjungi wisatawan lokal, bahkan dari luar kota.
Bagi saya, kenapa liburan ke Pantai Santolo, karena jaraknya dekat dari Garut, jadi tidak perlu mengeluarkan banyak uang, kata Muslim wisatawan yang datang berkelompok mengendarai sepeda motor.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Garut Mlenik Maumeriadi mengatakan, Pantai Santolo merupakan salah satu obyek wisata pantai yang ramai dikunjungi saat musim libur termasuk Lebaran.

Selain Santolo, lanjutnya, sepanjang jalur pantai selatan Jabar wilayah Garut terdapat banyak obyek wisata yang menawarkan keindahan pantai.
Garis pantai kita [Garut] cukup panjang, banyak tempat wisata pantainya dari mulai Rancabuaya sampai Cibalong, katanya.

Ia mengatakan, banyak juga wisatawan yang datang dari luar Garut seperti Bandung, Tasikmalaya dan Cianjur.

Selain wisata pantai, ada juga obyek wisata yang menjadi favorit di Garut, di antaranya pemandian air panas Cipanas Garut, danau dan wisata alam pegunungan seperti Gunung Papandayan.
Cukup banyak obyek wisata di Garut ini, yang selalu ramai saat musim libur.

Aksesnya juga cukup mudah, katanya.

Tuesday, July 28, 2015

BINGUNG MAU PILIH PESAWAT YANG BERSIH DAN NYAMAN

BINGUNG MAU PILIH PESAWAT YANG BERSIH DAN NYAMAN

Jokiqq.com - Kabin pesawat Indonesia dinobatkan menjadi kabin pesawat terbersih. Penghargaan ini berhasil didapatkan oleh maskapai Garuda Indonesia.

Menariknya, Garuda Indonesia berhasil masuk ke jajaran 10 besar dalam maskapai terbersih di dunia. Penghargaan ini diberikan oleh ajang bergengsi industri penerbangan, Skytrax World Airline Awards.

Berdasarkan situs resmi Skytrax, salah satu penghargaan yang diberikan yakni World's Cleanest Aircraft Cabins atau kabin pesawat terbersih di dunia.

Tahun ini, Eva Air berhasil duduk di peringkat pertama. Sementara Garuda Indonesia berhasil menduduki posisi keenam. Meski demikian, ini merupakan sebuah prestasi. Pasalnya, tahun 2014 lalu Garuda Indonesia belum berhasil mendapatkan penghargaan ini.

Berikut daftar lengkap 10 kabin pesawat terbersih di dunia versi Skytrax:

1. EVA Air
2. Singapore Airlines
3. ANA All Nippon Airways
4. Cathay Pacific
5. Asiana Airlines
6. Garuda Indonesia
7. Japan Airlines
8. Hainan Airlines
9. Korean Air

10. Hong Kong Airlines

Sunday, July 26, 2015

HOLIDAY KE PADANG JANGAN LUPA MENCICIPI KRIPIK BALADO

HOLIDAY KE PADANG JANGAN LUPA MENCICIPI KRIPIK BALADO

Jokiqq.com - Pelbagai makanan khas Kota Padang diburu para pemudik sebelum kembali ke kota asalnya. Salah satunya, keripik balado, yang biasa dijadikan sebagai oleh-oleh.

Keripik ini terbuat dari ubi kayu atau singkong.
Diiris panjang tipis-tipis, digoreng dan diolesi racikan saus pedas.
Dikemas sesuai dengan beratnya. Ada yang beratnya satu kilogram, 500 gram dan 250 gram.

Pantauan Tempo, pembeli terlihat memadati toko keripik balado Shirley dan Christine Hakim. Mereka rela mengantre di kasir dan tempat pembungkusan kotak belanja.
Di halaman parkir, terlihat banyak kendaraan roda empat.
Di antaranya dengan pelat nomor dari luar Sumatera Barat, seperti BM [Pekanbaru] dan B [Jakarta].

Salah satu pemilik Toko Keripik Balado, Shirley mengatakan, ada peningkatan penjualan saat Lebaran ini. Terutama sejak H+2. Ini diperkirakan hingga H+7 Lebaran, ujarnya di sela-sela melayani pembeli, 21 Juli 2015.

Shirley mengaku sudah menyiapkan penambahan produksi keripik beladonya menjelang Lebaran. Saat Lebaran ini dia memproduksi 300 kilogram keripik balado.
Padahal pada hari biasa, hanya memproduksi 100 kilogram.

Selain keripik balado, kata Shirley, pembeli juga menyerbu rendang, keripik balado durian, dakak-dakak, keripik kentang dan keripik keju.
Ada peningkatan penjualan 80 persen, ujarnya.

Bagi Shirley, dengan ada peningkatan jual beli, pendapatannya juga meningkat 80 persen. Di hari biasanya dia hanya mendapat omset Rp 5 juta hingga Rp 10 persen.
Keripik balado dijual Rp 72 ribu per kilogram dan Rp 36 ribu per 500 gram.

Seorang pembeli asal Bogor, Ratna, 30 tahun, mengaku sengaja mengunjungi toko keripik balado untuk membeli oleh-oleh. Sebab, banyak teman-teman di kantornya yang memesan keripik balado dan rendang

Setiap pulang ke Padang pasti kita beli keripik balado.
Untuk oleh-oleh kelurga di Bogor.
Ada pesanan teman-teman di kantor, ujarnya.

Pembeli lainnya, Firdaus mengatakan, keripik balado ini akan dikirimn ke adiknya yang saat berada di Palembang.
Dia tak bisa pulang kampung.
Dia minta dikirimin keripik balado, ujarnya.

Friday, July 24, 2015

GUNUNG KIDUL MENJADI INCARAN SELURUH MASYARAKAT INDONESIA

GUNUNG KIDUL MENJADI INCARAN SELURUH MASYARAKAT INDONESIA

Jokiqq.com - Jumlah kunjungan wisatawan selama libur lebaran 2015 mampu melampaui tahun sebelumnya. Berdasarkan data dari tiket retribusi, sampai dengan H+5 kemarin jumlah kunjungan wisatawan mencapai 256.249 orang.

Tahun lalu sampai H+5 dari data kunjungan ada 236.824 orang, kata Kabid Pengembangan Produk Wisata Disbudpar Gunungkidul, Hary Sukmono, tanggal 24/7/2015.

Hary menuturkan, sampai dengan H+5 kemarin jumlah kunjungan wisatawan ke destinasi wisata di Gunungkidul mencapai 256.249 orang. Kunjungan paling banyak terjadi di Pantai Selatan Gunungkidul.
Sampai H+5 kemarin sekitar 256.249 wisatawan. Itu dilihat dari restribusi, katanya.

Jika dilihat dari jumlah kunjungan sampai H+5, lanjut Hary, sangat besar kemungkinan akan di atas tahun lalu. "Tahun lalu 300 ribu orang.
Tahun ini saya prediksi akan mencapai 345 ribu orang. Kita hitung sampai tanggal 26 Juli besok, ujarnya.

Diakui Hary, meski ada peningkatan jumlah kunjungan namun jika dilihat khususnya soal kemacetan, memang tidak seperti tahun lalu. Tahun ini arus lalu lintas menuju destinasi wisata terbilang lancar, meskipun sempat ada kemacetan di jalan utama Yogyakarta-Gunungkidul.
Kelancaran arus lalu lintas ini berkat rekayasa lalu lintas yang dilakukan oleh pihak Kepolisian.

Salah satunya dengan memberlakukan satu arah di jalan utama.

Wednesday, July 22, 2015

TEMPAT WISATA FAVORIT DI JAKARTA SAAT LIBUR LEBARAN

TEMPAT WISATA FAVORIT DI JAKARTA SAAT LIBUR LEBARAN

Jokiqq.com -Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta menyatakan Taman Margasatwa Ragunan yang terletak di wilayah Jakarta Selatan menjadi tempat wisata yang paling ramai dikunjungi selama libur Lebaran.

Tempat wisata yang paling favorit adalah Ragunan.
Ini terlihat dari total jumlah pengunjung selama tiga hari libur Lebaran, yakni sejak 17 hingga 19 Juli 2015 menembus angka sekitar 300.000-an pengunjung, kata Kepala Bidang Pengkajian Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Taufik Achmad di Jakarta, 21/7/2015.

Menurut dia, Taman Margasatwa Ragunan tidak hanya menjadi daya tarik warga Jakarta, tetapi juga bagi warga yang tinggal di daerah sekitar Jakarta, diantaranya Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi [Bodetabek].

Karena untuk masuk ke dalam tempat wisata itu [Ragunan] tergolong murah, sehingga dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.
Lagi pula, Ragunan juga merupakan salah satu dari destinasi wisata utama di Jakarta, ujar Taufik.

Lebih lanjut, dia menuturkan selama tiga hari libur Lebaran, yaitu mulai 17 hingga 19 Juli 2015, total jumlah pengunjung di empat lokasi wisata di Jakarta, antara lain Taman Impian Jaya Ancol, Taman Mini Indonesia Indah [TMII], Monumen Nasional [Monas] dan Ragunan mencapai 809.963 orang.

Berdasarkan data dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta, jumlah pengunjung Ancol tercatat sebanyak 276.000 orang dengan rincian 60.000 pengunjung pada 17 Juli 2015, 110.000 pengunjung pada 17 Juli 2015 dan 106.000 pengunjung pada 18 Juli 2015.

Selanjutnya, total jumlah pengunjung di TMII ada sebanyak 138.606 orang dengan rincian 19.302 orang pada hari pertama Lebaran, 49.698 orang pada hari kedua Lebaran dan 69.696 orang pada hari ketiga Lebaran, tutur Taufik.

Lalu, jumlah pengunjung di Ragunan tercatat mencapai 360.892 pengunjung dengan rincian sebanyak 28.591 orang pada 17 Juli 2015, 128.998 orang pada 18 Juli 2015 dan 203.303 orang pada 19 Juli 2015.

Sementara itu, jumlah pengunjung di Monas tercatat sebanyak 34.465 orang dengan rincian sebanyak 4.807 orang pada hari pertama Lebaran, 16.632 orang pada hari kedua Lebaran dan 13.026 orang pada hari ketiga Lebaran.

Jumlah pengunjung itu masih akan terus bertambah hingga akhir libur Lebaran.

Namun, jumlah pengunjung akan menurun secara perlahan hingga akhir libur sekolah pada 26 Juli 2015 nanti, ungkap Taufik.

Monday, July 20, 2015

TUJUH TEMPAT LIBURAN DI BANDUNG

TUJUH TEMPAT LIBURAN DI BANDUNG

Jokiqq.com - Setiap memasuki musim liburan, wilayah Bandung senantiasa dijadikan destinasi wisata, salah satunya yang menjadi daya tarik wisatawan, yaitu kawasan wisata di daerah Lembang.
Bahkan seperti libur Lebaran tahun ini, kawasan itu dipadati pengunjung lokal maupun dari luar kota Bandung hingga mengakibatkan kemacetan di sejumlah jalan menuju kawasan tersebut.
Ada apa saja obyek wisata di Lembang yang menjadi magnet bagi para wisatawan untuk datang ke Lembang, berikut tujuh destinasi di antaranya.

1. Gunung Tangkuban Perahu
Tempat wisata ini berlokasi sekitar 20 kilometer di utara Bandung. Tepat bagi pengunjung yang ingin melihat kawah dan merasakan udara dingin di ketinggian 2.000 meter di atas permukaan laut.

2. De Ranch
Tempat wisata ini memiliki keunikan yaitu suasananya yang bernuansa ala koboi. Di sini pengunjung dapat bermain berbagai jenis permainan, termasuk menunggang kuda ala koboi.

3. Maribaya
Berlokasi sekitar 22 kilometer dari Bandung, Maribaya adalah sebuah tempat wisata di Lembang yang mempunyai sumber mata air panas, air terjun, dan taman.
Tempat ini terkenal dengan wisata alam dan wisata air panas belerang.

4. Floating Market
Seperti di Kalimantan, di Floating Market pengunjung akan menemukan pasar di mana penjualnya yang menjajakan makanan tradisional khas Sunda, berada di atas sebuah perahu yang terapung di atas air.

5. Kampung Gajah
Walaupun bernama Kampung Gajah, pengunjung tidak akan menemukan banyak gajah. Kampung Gajah mempunyai lahan yang luas hingga 60 hektare untuk menampung lebih dari 30 wahana permainan yang cocok untuk orang dewasa dan anak-anak.

6. Jendela Alam
Berlokasi di Jalan Sersan Bajuri, tempat wisata ini sangat cocok untuk mengenalkan anak-anak dengan binatang dan tumbuhan, termasuk belajar bagaimana cara merawat hewan, berinteraksi dengan hewan, dan mempelajari cara berkebun.

7. Sapu Lidi

Di sini tempat ini pengunjung dapat menikmati suasana tenang ala pedesaan yang dikelilingi sawah, dan dapat bermain menaiki perahu tradisional di danau, di samping juga dapat menikmati kuliner dan menginap.

Saturday, July 18, 2015

JEMBATAN KELOK SEMBILAN MENJADI LOKASI LIBURAN YANG PAS SAAT INI

JEMBATAN KELOK SEMBILAN MENJADI LOKASI LIBURAN YANG PAS SAAT INI


Jokiqq.com - Jembatan Kelok Sembilan di Kabupaten 50 Kota, Provinsi Sumatera Barat, tetap menjadi obyek wisata yang mengasyikkan bagi sejumlah pemudik yang menuju Sumatera Barat atau Provinsi Riau, dalam mengisi libur Idul Fitri 1436 Hijriah.

Sering pemudik berhenti di sini, sekadar menyaksikan pemandangan alam di atas Jembatan Kelok Sembilan, sambil makan jagung bakar, atau minum teh dan kopi, kata seorang penjual jagung bakar Eni [36] di Jembatan Kelok Sembilan, Kabupaten 50 Kota, 17/7/2015.

Menurut Eni, kunjungan pemudik untuk makan jagung dan minum teh atau kopi, pada H-1 Idul Fitri 1436 Hijriah belum begitu ramai, karena hari raya pertama warga setelah shalat Id, cenderung pergi mengunjungi keluarga ketimbang melakukan perjalanan ke luar kota.

Hal ini, lanjut Eni, ditandai dengan hanya belasan unit kendaraan roda empat ber nomor polisi BM, BA, B, BK dan lainnya itu serta kendaraan roda dua bernomor polisi BM dan BA yang berhenti di bahu jalan, dan lalu lintas kendaraan di sepanjang jembatan Kelok Sembilan ini tidak terlalu padat.

Biasanya, berdasarkan pengalaman pada Idul Fitri tahun sebelumnya, pada hari raya kedua hingga berakhirnya cuti bersama pemudik baru ramai memadati jembatan ini," katanya.

Dengan kondisi demikian, lumayan kami bisa meraih rezeki yang lebih banyak dibandingkan pada hari normal. Untuk satu jagung bakar bisa dijual Rp 6.000 hingga Rp 7.000 per buah atau naik sebesar Rp 1.000 hingga Rp 2.000 per buah dibandingkan hari biasa yang hanya dijual Rp 5.000 per buah, sambung Eni.

Begitu pula untuk penjualan teh, kopi, atau penjualan mi instan, sate, bakso dan lainnya hanya menaikkan harga sebesar Rp 1.000 - Rp 2.000 per porsi. Termasuk jasa tukang parkir, yang sebelumnya tidak pernah dipungut, kini dipungut untuk roda empat Rp 5.000/unit, dan roda dua Rp 2.000 per unit.

Dimaklumi saja, kan kenaikan harga ini hanya selama masa mudik, pada hari biasa kita jual kembali seperti harga semula, katanya Eni yang didampingi suami dan seorang anaknya.

Bagi Zulkifli [47], warga Kota Pekanbaru bersama istri dan tiga anaknya, mengaku tiap kali melewati batas Provinsi Riau dengan Sumbar ini, dirinya dan keluarganya selalu berhenti di Jembatan Kelok Sembilan.
Selain ingin menghilangkan penat, sekaligus bisa melihat pemandangan alam yang luar biasa indahnya jika di pandang dari atas jalan ini.

Jembatan Kelok Sembilan di Kabupaten 50 Kota, Provinsi Sumatera Barat, yang diresmikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada Oktober 2013 menjadi tempat wisata mudik yang mengasyikan bagi keluarga yang melintas dari Bukittinggi ke Pakanbaru atau sebaliknya.

Selama lebaran, suasana di atas jembatan tertinggi di Sumbar tersebut terlihat ramai pemudik yang melepas penat sekaligus menikmati keindahan panorama setempat.

Tuesday, July 14, 2015

PULAU DEWARAN ADALAH SURGA LAUTAN YANG INDAH

PULAU DEWARAN ADALAH SURGA LAUTAN YANG INDAH


Jokiqq.com - Setiap daerah pasti punya sejarah, terutama nama-nama kawasan tertentu.
Demikian pula dengan nama-nama pulau di Kabupaten Berau.
Sebagian nama-nama pulau itu kini tak lagi asing di telinga.

Meski mungkin banyak orang yang belum pernah singgah ke Pulau Derawan, Semama, Maratua, Sangalaki, Kakaban yang ada di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, namun mereka sudah pernah mendengar namanya.
Apalagi nama Pulau Derawan.

Penamaan sebuah tempat biasanya berdasarkan ciri-ciri tertentu, atau peristiwa besar yang pernah terjadi, bisa juga dari nama seorang tokoh yang terkenal.
Tapi tidak jarang, nama-nama itu diperoleh dari mitos warga setempat.

Nama Pulau Derawan sendiri berasal dari sebuah mitos romantis, tidak jelas siapa yang yang pertama kali mengisahkan kisah sedih itu.

Pertama kali saya mendengar kisah ini dari Ahmad Rifai yang saat itu menjabat sebagai Wakil Bupati Berau.
Meski selalu memasang wajah serius, Ahmad Rifai tak jarang melontarkan humor atau kisah-kisah menarik lainnya untuk menghindari ketegangan dalam rapat-rapat yang dipimpinnya.

Dalam sebuah acara kedinasan bertema wisata, Rifai pernah bercerita tentang asal-usul nama Pulau Derawan.
Meski ada beberapa baris cerita yang sama tentang sejarah nama Pulau Derawan, namun saat searching di internet, anda tidak akan menemukan kisah selengkap versi Ahmad Rifai.

Kalau tidak salah, cerita ini disampaikannya pada tahun 2012 lalu.


Dulu, ada dua keluarga yang akan melangsungkan pernikahan di Pulau Panjang,” kata Rifai mengawali kisah itu.

Bak seorang pendongeng, Rifai sesekali mengangkat tangannya untuk memperagakan bagaimana sebuah keluarga berkumpul sebelum berlayar menuju Pulau Panjang.

Semua anggota keluarga dikumpulkan, kapal disiapkan, layar dinaikkan,” ujarnya seraya menggerakkan tangan seperti orang sedang menarik tali ke bawah.

Pasangan yang akan menikah itu tinggal di pulau berbeda, namun mereka sepakat untuk melangsungkan pernikahan di Pulau Panjang. “Jadi keluarga laki-laki bersama ibunya bersiap-siap berangkat, demikian juga keluarga mempelai wanita mengajak ibu dan kakak lelakinya sebagai wali nikah, kata Rifai dengan wajah serius.

Di tengah perjalanan yang maha luas mereka bertemu di suatu jalur. Namun tak lama setelah itu, angin kecang dan ombak besar mengombang-ambingkan kapal. Yang di atas kapal ini berteriak-teriak ketakutan,” katanya lagi.

Ombak yang tinggi dan angin kencang itu akhirnya mendorong kapal-kapal itu ke sebuah karang.

Kapalnya pecah, penumpangnya tenggelam. Anak perawan yang mau menikah tadi, akhirnya menjadi Pulau Derawan [perawan], ibunya berubah menjadi Pulau Semama (mama) dan kakaknya berubah menjadi Pulau Kakaban [kakak], tuturnya.

Seluruh anggota keluarga itu pun berubah menjadi pulau, termasuk calon mempelai pria yang berubah menjadi Pulau Sangalaki [laki-laki], sementara calon mertua mempelai wanita dalam kisah tadi menjadi Pulau Maratua [Mertua].
Tapi itu hanya cerita masyarakat saja, kita tahu pulau itu terbentuk dari peristiwa geologis ribuan atau jutaan tahun lalu,” kata Rifai mengakhiri cerita itu.

Saya cukup beruntung, karena saya bisa mengunjungi semua pulau yang ada dalam kisah itu, kecuali Pulau Panjang. Tidak ada yang bersedia mengantar saya ke pulau itu, karena menurut warga, pulau itu kelewat angker.

Dari Pulau Derawan ke Pulau Semama, dilanjutkan ke Pulau Sangalaki, Kakaban dan tujuan terakhir saya ke Pulau Maratua, pulau favorit saya. 
Tanpa mengesampingkan keindahan Pulau Derawan dan pulau-pulau lain di sekitarnya, saya menjadikan pulau ini sebagai pulau favorit. 

Pasalnya di pulau ini, air lautnya jernih, cukup luas dan tenang dan yang terpenting, ada penghuninya. 
Dari lima pulau yang saya kunjungi, hanya Pulau Derawan dan Maratua yang terdapat perkampungan penduduk.

Pulau ini ibarat surga yang diwariskan oleh ibu mertua dalam cerita di atas. Salah seorang turis asing bernama William mengaku sangat terpesona dengan pulau yang berbatasan langsung dengan perairan Filipina dan Malaysia ini.

Saya pernah berkunjung ke Bali, tapi Bali tak bisa dibandingkan dengan pulau ini, kata William yang berasal dari Oregon, Amerika Serikat ini.

Kupikir aku akan menjadikan pulau ini sebagai pulau favoritku, sambungnya.

William pun sempat bertanya, dari mana asal usul nama pulau yang menurutnya eksotis untuk diucapkan oleh orang barat. Dengan bahasa Inggris yang pas-pasan, saya hanya mengatakan nama pulau ini memiliki arti ‘mertua’. 
“It’s a lovely name for an island, ujarnya dengan nada yang aneh dan sambil tertawa, seolah tak percaya jika pulau ini diberi nama ‘ibu mertua

Tuesday, July 7, 2015

PANTAI NGLIYEP KOTA MALANG MENJADI INCARAN TURIS

PANTAI NGLIYEP KOTA MALANG MENJADI INCARAN PARA TURIS 


Jokiqq.com - Pantai Ngliyep yang berlokasi di selatan Kabupaten Malang, Jawa Timur, dilirik tiga investor. Pemodal tersebut sedang survei atau studi kelayakan.
Lokasi yang diincar adalah sebuah pantai di Kecamatan Donomulyo.

Dalam studi kelayakan yang kami buat itu, juga mencantumkan beberapa pengembangan dan Pembenahan infrastruktur serta sarana pendukung lainnya, ujar Direktur Administrasi Perusahaan Daerah [PD] Jasa Yasa, Asyari, di Malang, tanggal 7 Juli 2015.

Menurut Asyari, tiga calon investor itu berasal dari Jawa Timur, Jakarta dan perusahaan asing.
Harapan kami, salah satu dari tiga investor itu bisa benar-benar mewujudkan keinginan kami untuk mengembangkan Pantai Ngliyep sebagai salah satu tujuan wisata primadona di Kabupaten Malang, ucapnya.

Pantai Ngliyep memiliki luas kawasan sekitar 10 hektare, namun belum memiliki sarana dan prasarana pendukung yang memadai guna menarik wisatawan lokal maupun mancanegara.
Di Pantai Ngliyep memang ada penginapan yang dikelola Jasa Yasa, namun masih sangat sederhana.

Saat ini sudah ada tiga kamar, namun perlu pembenahan agar lebih layak, bahkan jika memungkinkan menjadi kamar VIP.
Apalagi, banyak sarana yang bisa dikembangkan di kawawan wisata tersebut, seperti wisata kuliner, penjualan souvenir, dan gedung pertemuan.

Hanya saja, lanjutnya, kendala utama sejumlah kawasan wisata pantai adalah sinyal telepon seluler. Kami berharap segera ada provider yang membangu menara di kawasan pantai, sebab rata-rata wisata pantai di Kabuapten Malang masih blank spot area, padahal sarana komunikasi menjadi salah satu kebutuhan utama wisatawan, katanya.

Ia berharap tahun depan bisa direalisasi kerja sama dengan provider untuk pembangunan menara atau BTS. Hanya saja, kata Asyari, meski nanti ada investor yang mengembangkan dan membangun kawasan Pantai Ngilyep, pengelolaannya tetap dilakukan PD Jasa Yasa.

Saya optimistis Pantai Ngliyep bisa berkembang pesat kalau sudah dikelola profesional dan sarana pendukung serta infrastrukturnya juga memadai.
Sekarang saja tren arus kunungan wisatawan mulai tumbuh, kalau pada tahun-tahun sebelumnya rata-rata hanya sekitar 10 ribu wisatawan per tahun, sekarang sudah mencapai sekitar 30 ribuan per tahun, ujarnya.

Meski sudah tumbuh cukup signifikan, PD Jasa Yasa menargetkan arus kunjungan wisata di pantai itu bisa mencapai lebih dari 60 ribu wisatawan.
Harapan kami, dengan adanya momen Lebaran dan liburan sekolah, target tersebut bisa tercapai, ucapnya.

Pantai Ngliyep kurang lebih 62 km dari kota Malang.
Untuk mencapainya dibutuhkan waktu sekitar 2,5 jam dari Kota Malang.
Selama perjalanan terdapat pemandangan yang indah.

Pantai Ngliyep adalah pantai dengan keindahan alam yang masih natural dengan perpaduan tebing-tebing yang curam dan hutan lindung di sekeliling pantai.

Friday, July 3, 2015

MENUNGGU BUKA PUASA SAMBIL MEMILIH BATIK SOLO

MENUNGGU BUKA PUASA SAMBIL MEMILIH BATIK SOLO


Jokiqq.com - Yogyakarta, Pekalongan, Cirebon, Betawi, dan lainnya.
Karena kelengkapannya itu, tak heran jika Pasar Klewer sering dijadikan tempat berburu batik oleh para pecinta kain nusantara.

Tak perlu jauh-jauh berburu batik di Pasar Klewer Solo, kini suasana berbelanja batik ala Pasar Klewer bisa ditemukan di La Piazza Kelapa Gading.
Acara yang bertajuk Ngenteni Buka Ning Pasar Klewer ini juga bisa jadi salah satu alternatif ngabuburit Anda di bulan Ramadhan kali ini.

Dengan menghadirkan 36 pedagang batik langsung dari Solo, acara ini bisa dijadikan pusat berburu batik bagi warga Jakarta dan sekitarnya.
Tak hanya itu, acara yang digelar pada 19 Juni-5 Juli 2015 ini juga diharapkan dapat membantu perekonomian para pedagang Pasar Klewer setelah insiden kebakaran yang terjadi Desember 2014 silam.

Saya bersyukur dengan acara ini dan biar promosi sampai Jakarta, walaupun sudah kebakar habis, tapi para pedagang Pasar Klewer masih ada, kata pemilik Batik Rejo Sari, Christandy Suryanto, kepada media pada tanggal 3/7/2015).

Selain menghadirkan para pedagang batik dari Solo, pameran batik eksklusif dari batik Danar Hadi, Djawa, Puro Mangkunegaran, dan Buana Alit Gallery juga hadir di acara ini.
Ada juga aneka macam kerajinan khas Yogyakarta yang juga bisa Anda jumpai di sini.

Usai ngabuburit dengan berburu batik, pengunjung bisa langsung berburu aneka ragam kuliner khas Solo, seperti Makobar :
1.Martabak Kottabarat
2.Nasi Liwet Ayam Goreng Kampung Solo Nyi Lany
3.Srabi Solo Notosuman Nyi Handayani
4.Selat Segar Galantin & Nasi Langgi Solo

dan beraneka ragam kuliner khas solo


Sambil menikmati aneka sajian kuliner, pengunjung akan ditemani alunan musik gamelan dan juga iringan musik keroncong yang dibawakan musisi-musisi keroncong ternama di Indonesia.

Wednesday, July 1, 2015

CARA MEMBUAT SUHSI ENAK DAN NIKMAT

CARA MEMBUAT SUHSI ENAK DAN NIKMAT


Jokiqq.com - Sushi kini memang menjadi salah satu pilihan makanan favorit.
Tidak cuma untuk anak muda, tapi juga untuk keluarga.
Tak percaya? Lihat saja antrean pengunjung restoran sushi di akhir pekan yang sering kali mengular.

Ada Itacho yang baru dibuka lima bulan lalu.
Restoran sushi ini menyusul gelombang restoran serupa yang hadir terlebih dulu.

Sebut saja Genki Sushi yang dikenal dengan cara penyajian menggunakan peluncur, hingga Sushi Tei yang sudah ada hampir di setiap pusat belanja.
Jualan utama Itacho adalah sushi yang dibuat dengan tangan, bukan mesin.

Ada tiga jenis sushi yang secara umum paling banyak dikenal:

1. Nigiri Sushi
Ini merupakan bentuk sushi yang paling lazim. Terdiri atas dua bagian, yaitu sesuap nasi dan topping yang disebut sashimi.
Awalnya, topping itu hanya berbagai variasi ikan mentah dan telurnya.
Belakangan, variasinya pun bertambah. Tidak lagi ikan atau udang mentah, tapi juga daging ayam dan bebek yang dimasak matang.

2. Maki Sushi
Maki sushi merupakan jenis sushi yang menggunakan nori.
Jenis ini biasanya dibagi-bagi lagi sesuai dengan bentuknya.
Contohnya adalah temaki sushi yang berbentuk kerucut dan dimakan dengan tangan.

3. Sushi Roll
Biasanya disebut juga dengan fusion sushi. Ini adalah versi modern dari sushi.
Kecap asin tak melulu jadi pelengkap sushi roll.
Sebagian besar justru dilengkapi dengan mayones.

Contoh yang paling dikenal yaitu California roll.

Monday, June 29, 2015

FOOD PLAZA ADALAH TEMPAT NGABUBURIT DAN BERBUKA PUASA

FOOD PLAZA ADALAH TEMPAT NGABUBURIT DAN BERBUKA PUASA 


Jokiqq.com - Daerah Pantai Indah Kapuk di Jakarta Utara terkenal sebagai salah satu pusat kuliner ibukota yang tengah naik daun.
Namun di antara berbagai pilihan makanan non-halal, terdapat Food Plaza yang punya banyak variasi jajanan halal untuk ngabuburit.

Pada Sabtu pekan lalu tanggal 27/6/2015 kami sempat singgah ke pusat kuliner di daerah perumahan elit Pantai Indah Kapuk atau biasa disingkat PIK.
Sebagai daerah dengan mayoritas etnis Chinese, terdapat juga banyak makanan halal selain yang non-halal.

Salah satu yang menarik untuk dikunjungi adalah Food Plaza yang mengusung konsep seperti Pasar Modern BSD. Terletak tidak jauh dari gedung Buddha Tzu Chi, dari luar saja sudah tampak berbagai penajaja makanan di sekitaran Food Plaza.

Adapun yang tampak paling dominan di Food Plaza adalah para penjual kuliner seafood dengan format tenda. Menariknya, setiap rumah makan memiliki etalase khusus yang dipergunakan untuk tempat memajang ikan dan berbagai hasil laut lainnya.

Berhubung tidak jauh dari para ikan Muara Angke, kualitas ikannya tentu cukup terjamin.
Pengunjung bisa memilih langsung ikan segar untuk diolah dan disantap langsung di tempat.
Tapi itu baru di bagian luar, dalam Food Plaza masih ada lebih banyak lagi.

Memasuki Food Plaza, tampak meja dan kursi yang berjajar di bagian tengah plaza.
Tepat di bagian kiri dan kananya, terdapat berbagai ruko hingga penjaja makanan dan minuman dingin yang menggugah selera.
Jujur, saking banyaknya pilihan, sedikit membuat bingung mau pilih apa.

Uniknya, terdapat berbagai variasi makanan nusantara di Food Plaza.
Salah satu yang luar biasa adalah warung daging se'i khas Kupang yang sulit dijumpai di luar tempat asalnya.
Selain itu ada juga nasi uduk, es tebu, es campur ala Singapura, dan masih banyak lainnya.

Tidak mau ketinggalan dengan Pasar Santa dan trend, dapat dijumpai juga penjual kue cubit kekinian dengan berbagai topping hingga hotdog hitam yang populer.
Kalau tidak mau makan, ada yang menjual mainan, DVD, hingga parfum. Lengkap!

Keramaian tersebut tentunya tidak hanya berlangsung saat bulan puasa, namun kapan saja.
Kalau bawa kendaraan mobil, ongkos parkirnya adalah Rp 3 ribu per jam seperti di mall.
Food Plaza PIK memang tempat ngabuburit asyik untuk semua kalangan tanpa terkecuali.

Saturday, June 27, 2015

YOGYAKARTA MENJADI TEMPAT WISATA KULINER MALAM HARI

YOGYAKARTA MENJADI TEMPAT WISATA KULINER MALAM HARI




Jokiqq.com - Mungkin bermaksud untuk menarik minat pengunjung, sejumlah pengelola usaha kuliner di Yogyakarta menamai produknya dengan nama-nama lucu. Tak jarang, nama diberikan oleh pembeli, bukan pengelola. 
Nah, berikut ini tiga kuliner asyik dari Jogja dengan nama lucu, harga murah dan rasa meriah!

-Pecel Baywatch Asal Bantul

Di Yogyakarta juga terdapat beberapa penjual pecel yang patut Anda coba. Salah satunya adalah Pecel Baywatch Mbah Warno. 
Warung pecel ini berada cukup jauh dari hiruk pikuknya pusat Kota Yogyakarta, yakni terletak di sebelah selatan pusat kota tepatnya berada di Dusun Dusun Semanggi, Kelurahan Sembungan, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul.

Meskipun tempatnya berada di pedesaan, tetapi warung pecel ini selalu ramai didatangi pembeli karena kelezatannya. 
Nama unik yang disandang dari warung makan milik Mbah Warno Pawiro usia 95 tahun ini tak lepas dari kebiasaan pemilik warung yang setiap harinya mengenakan kutang dan jarik dalam berpakaian.

Sehingga oleh para pelangganya cara berpakaian Mbah Warno tersebut diidentikan dengan cara berpakaian pemeran dalam serial Baywatch yang dulu pernah ngetren di Indonesia. 


-Menu Warung Kebelet Belut
Tidak ada habisnya jika membicarakan kuliner di Yogyakarta. Beragam tempat makan dapat dengan mudah kita temui di setiap sudut kota, baik itu tempat makan yang telah legendaris maupun tempat makan baru.

Di jalan Ipda Tut Harsono no. 42 Timoho Yogyakarta ada sebuah tempat makan baru yang spesialis meyajikan masakan belut bernama Kebelet Belut. 

Tempat makan ini memiliki menu andalah garang asem belut dan belut elek. 
Garang asem belut adalah menu belut yang dimasak dengan kuah santan yang dicampuri belimbing wuluh.